Share |

Panduan Melakukan Seks di Area Publik

Categorized Under: Lifesytle, Love, Sex Tips
Saatnya bercinta (Foto: Corbis)
Saatnya bercinta (Foto: Corbis)

BIARPUN sifatnya cepat dan terkesan diburu-buru karena ancaman tertangkap basah oleh orang lain menghantui, seks di area publik menjadi keinginan terpendam wanita dan pria di luar sana.

Sebanyak 70 persen wanita dan laki-laki berfantasi tentang hal tersebut. Beberapa alasannya karena mereka ingin merasakan hal-hal baru yang menakjubkan selain pengalaman seks di tempat tidur yang sudah biasa.

“Beberapa waktu lalu saya melakukannya dengan pasangan saya di sebuah klub kecil. Saya mengenakan gaun babydoll dan menari di depannya tanpa mengenakan sehelai pakaian. Setelah kami sama-sama dalam pengaruh alkohol, kami pun pindah ke sudut. Namun seorang wanita di ujung sana mendapati kami yang sama-sama bugil. Saat itu, dia pun refleks menyambar lengan saya dan segera mencari tempat aman untuk melanjutkan agenda seks yang tertunda,” ujar Michelle.

Mobil telah menjadi tempat ngeseks popular bagi banyak orang. Hanya saja Anda perlu berhati-hati melakukannya karena setiap negara menerapkan sistem hukum yang berbeda untuk tempat publik yang digunakan sebagai wahana ngeseks tersebut.

“Aktifitas tersebut melawan hukum, apalagi jika menyinggung perasaan seseorang atau kebetulan seseorang melihat aksi tersebut,” kata Andrew, perwira polisi Indiana. “Mereka bisa ditangkap tetapi biasanya kami hanya memberitahu mereka untuk mencari tempat yang lebih baik untuk melakukannya.”

Selain mobil, kamar mandi juga menjadi tempat lain yang popular. Pasalnya, area ini cukup sepi terutama di hotel-hotel berbintang atau mal elit sehingga memudahkan orang untuk melakukan seks kapan pun mereka menginginkannya.

Pakar seks Brian Parker mengklaim bahwa meningkatkan endorphin yang menyertai risiko dapat menyebabkan orgasme tinggi kebanyakan dikarenakan para pasangan yang melakukan seks berkualitas dan bersuka ria, salah satunya dengan melakukan quickie sex di kursi si area publik dengan terburu-buru.

Untuk memperkecil kemungkinan bahwa seseorang akan merusak acara Anda, belajarlah dari kesiapan para pramuka. Wanita bisa memakai celana panjang atau celana rok longgar, sementara pria dapat mengenakan celana baggy. Ini akan membantu persiapan Anda kalau sewaktu-waktu ada orang yang mendapati Anda.

“Saya melakukannya di Staten Island,” kata Ellen (31). “Saya mengenakan gaun tanpa celana di dalamnya dan saya duduk di atasnya dengan pandangan jauh ke depan. Jika ada orang yang melihat, yang terlihat hanya seperti saya duduk di pangkuannya.”

Selain duduk, Anda pun dapat mencoba dengan bersandar pada dinding atau bersandar dengan posisi agak tenggelam. Saling berhadapan juga bisa menjadi pilihan dimana sang wanita merangkul kaki pasangannya sementara dia mengangkat tangannya ke dinding. Kemudian Anda pun bisa mulai meraba-raba pasangan layaknya foreplay.

“Bagi saya, seks di area publik bukan menyoal risiko tertangkap karena aktivitas ini merupakan tantangan sekaligus ujian untuk kehidupan seks yang lebih baik,” kata Ellen.

Ya, seks di area publik adalah aktualisasi fantasi setiap orang yang berbeda satu sama lain. Tidak setiap pasangan yang mencoba “gimmick” seks di area publik dengan sekadar meraba-raba memiliki keinginan untukmelanjutkan permainan seks ke menu utama. Semuanya terserah Anda, yang terpenting adalah rasakan sensasinya senyaman mungkin sehingga pengalaman seks Anda jauh lebih berwarna.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Copyright © 2010 Lifestyle Bilcyber.com