Share |

Pasien Serangan Jantung Tetap Boleh Ngeseks, Kok

Categorized Under: Love, Sex Tips
Detail Berita
(Foto: womansday)

GAGASAN bahwa kehidupan seks seseorang selesai setelah serangan jantung adalah mitos. Para ahli medis setuju bahwa tidak ada alasan fisiologis bagi sebagian besar penderita serangan jantung, pria dan wanita, tidak bisa melanjutkan hubungan seksual yang memuaskan.

Sayangnya, masih banyak dokter memegang mitos tersebut dengan tidak memberi informasi kepada pasien tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam kehidupan seks mereka setelah keluar dari rumah sakit. (Viagra dan pengobatan disfungsi ereksi lainnya merupakan hal yang tidak boleh dilakukan pasien penyakit jantung).

Seperti dikutip Thirdage, penelitian telah menunjukkan bahwa masalah seksual yang dialami para pasien serangan jantung, termasuk kurangnya respon seksual atau impotensi, adalah karena kurangnya informasi dan ketakutan lain di luar serangan jantung. Faktanya, hubungan seksual tidak lebih berat daripada aktivitas rumah tangga biasa, seperti naik tangga.

Namun, ada satu peringatan untuk Anda. Jangan melanjutkan seks setelah serangan jantung tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda! Apa yang direkomendasikan dokter akan bervariasi, sesuai dengan tingkat keparahan serangan jantung.

Biasanya, sebagian besar ahli jantung akan menyarankan pasien untuk melanjutkan hubungan seksual setelah pasien meninggalkan rumah sakit. Mereka akan menyarankan pasien untuk mulai hubungan seks perlahan-lahan, dengan saling membelai. Dan dalam dua atau tiga bulan serta setelah check up, pasien biasanya dapat melanjutkan hubungan seksual.

Tentu, adalah sangat penting bagi pasien dan pasangannya tahu bahwa hubungan seks tidak membahayakan kesehatan jantung mereka yang telah kena serangan jantung.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Copyright © 2010 Lifestyle Bilcyber.com