Pria Minder Bikin Wanita Tak Puas Ngeseks
Fakta global menerangkan, pada 1995 ada 152 juta pria mengalami DE. Pada 2025 nanti, diproyeksikan akan ada 322 juta penderita DE, atau meningkat sebanyak 170 juta.
Peningkatan jumlah penderita DE bisa jadi akibat tingkat perhatian yang masih minim di antara pasangan produktif. Solusi pengobatan baru akan diambil setelah masalah timbul, bukannya melakukan usaha pencegahan masalah.
Memang, masalah DE sering kali dikaitkan dengan proses penuaan tubuh yang berjalan secara alami. Karena sifatnya yang alamiah alias setiap orang pasti mengalaminya inilah, tak banyak orang mengupayakan cara untuk menjaga kemampuan seksualnya.
“Kemampuan seks mencapai masa emasnya pada usia 30-an. Setelah itu, kemampuan tersebut akan menurun, baik pada wanita maupun pria. Dan kalau dibiarkan, akan semakin menurun,” jelas Prof Dr dr Wimpie Pangkahila SpAnd FAACS pada talkshow “Kebahagiaan Seksual Semu Ereksi Sub-optimal” yang diselenggarakan oleh PT Pfizer Indonesia, di Jakarta Theatre, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kalau Anda tak percaya diri akibat DE, maka pasangan akan menerima imbasnya. Sebab DE bukan lagi permasalahan pria, tapi juga menyangkut pasangan wanita. Menurut data Asia Pasific Sexual Health and Overall Wellness (APPSHOW), sebanyak 87 persen wanita setuju bahwa kepercayaan diri pria pada kemampuan seksualnya merupakan hal penting untuk membina sebuah hubungan cinta yang baik.
Lantas, bagaimana cara memelihara performa Anda di ranjang? Jawabannya adalah olahraga, konsumsi gizi cukup, dan gaya hidup sehat lainnya. Dengan itu, penurunan kemampuan seks tak akan terjadi terlalu drastis. Penurunan kemampuan seks bukan hal alamiah yang proses terjadinya dibiarkan begitu saja. Diperlukan upaya bagi setiap pasangan untuk memeliharanya.
“Jika sama-sama berusia 40-an, performa seks mereka yang melakoni gaya hidup sehat akan berbeda dengan mereka yang gaya hidupnya jauh dari sehat,” tegas androlog sekaligus Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) ini.